Search This Blog

Showing posts with label Goenawan Mohamad. Show all posts
Showing posts with label Goenawan Mohamad. Show all posts

CATATAN PINGGIR 6, Goenawan Mohamad

Catatan Pinggir berisi esei-esei pendek Goenawan Mohamad yang ditulis tiap minggu untuk Majalah Tempo, (kini terbit jilid ke-6 dan ke-7) di antaranya terbit dalam terjemahan Inggris oleh Jennifer Lindsay, dalam Sidelines (1994) dan Conversations with Difference (2002). Kritiknya diwarnai keyakinan Goenawan bahwa tak pernah ada yang final dalam manusia. Kritik yang meminjam satu bait sajaknya "dengan raung yang tak terserap karang".

INFO BUKU

Judul: Catatan Pinggir 6
Penulis: Goenawan Mohammad
Penerbit: PDAT
Edisi: Cetakan Pertama, April 2006
Halaman: 470
Ukuran: 14.5 x 21 x 3 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru Stock Lama
Call No: 814/Moh/c/d0
Harga: Rp. 83.000

PAGI DAN HAL-HAL YANG DIPUNGUT KEMBALI, Goenawan Mohamad

Pagi terkadang punya melankolinya sendiri: saat sejuk yang menandai bahwa istirahat, seperti nikmat, hanya sebuah jeda.

Banyak hal tentang pagi yang ternyata tak sekadar penanda waktu. Banyak kisah yang bisa dituturkan dari sebuah pagi. Tentang kemuning, tentang harapan, burung-burung yang terus sibuk tanpa harus memilih sikap, multiplisitas yang tak tepermanai, dan tentang repetisi yang juga kelahiran kembali.

Semua kisah tentang pagi ini dihimpun dari sekian banyak tweet Goenawan Mohamad yang setiap pagi menyapa follower-nya di ruang Twitter. Selalu ada pesan di setiap ucapan selamat pagi dari Goenawan Mohamad. Pesan yang tidak mendikte karena tidak tersampaikan secara langsung, tapi memancing pembaca untuk sejenak diam merasakan pagi dan hidup yang telah dan akan dijalani.

Bersama dengan tulisan-tulisan Goenawan Mohamad tentang pagi, buku ini memang sepenuhnya epigram. Ada syair, peribahasa, dan ungkapan-ungkapan pendek yang padat, penuh kearifan, penuh gagasan, dan disisipi peristiwa-peristiwa yang kemudian diakhiri dengan pernyataan yang sering merupakan paradoks atau sindiran.

Buku Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali merupakan saripati dari pemikiran dan tulisan-tulisan Goenawan Mohamad yang terserak di berbagai media cetak seperti buku dan majalah. Setiap bagian tulisannya akan bisa kita jadikan kutipan harian bagi hidup yang akan dijalani.

INFO BUKU

Judul: Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali: Sebuah Epigram
Penulis: Goenawan Mohamad
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Edisi: 2011
Halaman: 193
Ukuran: 13.5 x 20 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Call No: 153/Moh/p/d0
Harga: Rp. 60.000

PERCIKAN: KUMPULAN TWITTER GOENAWAN MOHAMAD

Salah satu kebahagiaan di negeri Twitter: menemukan mereka yang menyukai percakapan, bukan permusuhan. 13 Februari 2011, 07:25

Meski bersifat pendek, Twitter memiliki pesona dan kekuatan tersendiri dalam ranah media sosial. Justru dalam batasan ruangnya, Twitter mampu menghimpun pesan-pesan yang langsung menuju sasaran. Kebebasan berpendapat di dalam Twitter membuat dinamika media ini begitu hidup, sekaligus menjadikan nilai sebuah pendapat lebih absolut ketimbang sosok atau figur seseorang. Twitter tidak memerlukan sosok terkenal untuk membuat sebuah pendapat menjadi bernilai dan disukai penghuninya.

Karakteristik unik Twitter ini yang mendorong Goenawan Mohamad untuk menggunakannya sebagai media alternatif penyampaian opini yang hampir sepenuhnya dikuasai media besar. Sejak 6 Desember 2009, dia kemudian aktif menulis clethukan-clethukan yang merupakan responsnya atas berbagai peristiwa.

Hingga kini Goenawan Mohamad terbilang rajin menulis tweet. Setiap hari, rata-rata dia bisa menulis dari lima hingga sepuluh lebih tweet yang selalu diawalinya dengan ucapan selamat pagi. Buku ini menghimpun clethukan-clethukan Goenawan berikut "Kul-Twit" yang merupakan singkatan "Kuliah lewat Twitter". Suatu sebutan menarik yang sebenarnya memperlihatkan bagaimana media baru yang sependek Twitter, tetap bisa digunakan untuk menyampaikan atau menjelaskan sebuah topik khusus.

Terhimpun dalam satu buku, tulisan-tulisan pendek Goenawan Mohamad yang selama ini tersiar lewat Twitter, terkompilasi di buku ini berdasarkan topik. Membacanya satu per satu, kita akan diajak untuk melihat peristiwa demi peristiwa dalam pandangan yang menyuguhkan informasi baru, tak terpikirkan, unik, dan sering kali satir.

INFO BUKU

Judul: Percikan: Kumpulan Twitter Goenawan Mohamad 
Penulis: Goenawan Mohamad
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Edisi: 2011
Halaman: 320
Ukuran: 13.5 x 20 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Call No: 153/Moh/p/d10
Harga: Rp. 70.000