Search This Blog

Showing posts with label BUKU SEJARAH. Show all posts
Showing posts with label BUKU SEJARAH. Show all posts

AKAR MELAYU IDEOLOGI DALAM SASTRA, Maman S Mahayana

Hubungan Indonesia - Malaysia dalam sejarahnya kerap diwarnai dengan perilaku atau gerakan yang boleh jadi terwakili oleh kata: merajuk. Perasaan kesamaan sejarah, sentimen keserumpunan, dan migrasi warga Indonesia yang telah berlangsung begitu lama telah melekatrekatkan kedua bangsa dalam ikatan sosio-kultural. Batas teritorial negara dan persoalan politik, ternyata tidak serta-merta memagari hubungan sosio-kultural penduduk kedua bangsa yang sudah berlangung bertahun-tahun lamanya dan mengakar sebagai sentimen keserumpunan dunia Melayu. Kesamaan perasaan sebagai warga puak Melayu itulah mukjizat dunia Melayu yang tak mudah dihapuskan begitu saja oleh keputusan pollitik.

Di sinilah pemahaman sejarah menjadi penting. Sejarah adalah tempat bercermin. Tempat kita belajar menemukan kearifan untuk melangkah ke masa depan. Maka, mereka yang memahami sejarah hubungan Indonesia - Malaysia, niscaya tidak akan menyimpan kerisauan berkepanjangan ketika datang pasir konflik yang seolah-olah mengganggu pandangan masyarakat kita yang tidak memahami sejarah hubungan Indonesia - Malaysia. Sesugguhnya, pasir konflik itu ibarat ombak daam gelas.

Buku Akar Melayu Ideologi Dalam Sastra ini kiranya dapat dijadikan bahan untuk memahami masa lalu hubungan Indonesia - Malaysia ketika kedua bangsa itu coba merumuskan jati dirinya dalam bidang kebudayaan dan perjuangan kebangsaan. Inilah buku Akar Melayu Ideologi Dalam Sastra yang secara komprehensif, mencoba menarik kesusastraan Indonesia- Malaysia dalam wilayah yang lebih luas: hubungan sosio-budaya Indonesia - Malaysia di tengah politik yang menciptakan konflik. Bagaimanapun pengetahuan masa lalu tentang persamaan sosio-kultural kemelayuan - kenusantaraan itulah yang melahirkan -- mengalirkan -- menumbuhkan semangat persaudaraan yang tak pernah lekang. Itulah tali pengikat yang menjiwai kedua bangsa serumpun ini sebagai dua negara yang bertetangga, sebagai dua bangsa yang bersaudara.

Para pengamat dan peneliti kesusastraan Indonesia - Malaysia, pemerhati masyarakat dan budaya Melayu, mereka yang sering heboh lantaran klaim-klaim Malaysia, atau mereka yang tertarik pada sejarah hubungan Indonesia - Malaysia, sungguh tidaklah pantas mengabaikan buku Akar Melayu Ideologi Dalam Sastra ini.

INFO BUKU

Judul: Akar Melayu Ideologi Dalam Sastra
Penulis: Maman S Mahayana
Penerbit: Buku Pop
Edisi: 2010
Halaman: 410
Ukuran: 16 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 70.000 Rp. 59.500
LIHAT BUKU SEJARAH LAINYA >>

GAMBAR GUA-GUA PRASEJARAH, R. Cecep Eka Permana

Gambar tangan (hand stencil) merupakan salah satu bentuk gambar gua (rock art) yang banyak ditemukan pada situs-situs gua prasejarah dari masa paleolitik dan/ atau mesolitik di seluruh dunia. Di Indonesia, gambar tangan tersebut ditemukan di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Khusus temuan gambar tangan di Sulawesi Selatan banyak dijumpai pada kawasan Situs Gua Prasejarah Maros-Pangkep.

Buku Gambar Gua-Gua Prasejarah ini mengkaji lebih dari 500 gambar tangan dari berbagai situs gua prasejarah di Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawei Selatan. Terdapat beragam bentuk, ukuran, dan letak gambar tangan. Dari berbagai variasi gambar tangan tersebut diketahui bahwa terdapat suatu pola gambar yang khas. Pola yang terbentuk itu menunjukkan masyarakat pendukung kebudayaan tersebut memiliki pandangan normatif tertentu mengenai budaya gambar tangan.

INFO BUKU

Judul: Gambar Gua-Gua Prasejarah
Penulis: R Cecep Eka Permana 
Penerbit: Wedatama Widya Sastra
Edisi: 2014
Halaman: 317
Ukuran: 14 x 20 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 65.000 Rp. 57.200
LIHAT BUKU SEJARAH LAINYA >>

Antara MAO dan LIU SHAOQI ; Priyanto Wibowo

 ……mereka bukan sekedar mesin organisasi yang digerakkan oleh ideologi.

……mereka adalah manusia biasa yang terdiri dari darah dan daging serta punya perasaan peka terhadap nasib rakyat dan hari depan bangsa dan negaranya.  

Maka ……

Perdebatan yang membawa perpecahan antara Mao dan Liu Shaoqi sesungguhnya bersumber pada satu hal yang sama, yakni bagaimana membawa bangsa dan negara cina ke kemakmuran dan menduduki posisi sama dengan negara-negara lain di mata dunia.

Namun karena perbedaan latar belakang pendidikan dan budaya mengakibatkan perbedaan pendekatan antarkedua tokoh Cina modern ini, yang akhirnya melahirkan konflik internal dan berkembang ke konflik eksternal.



INFO BUKU

Judul : Antara MAO dan LIU SHAOQI 
Penulis : Priyanto Wibowo
Penerbit : Wedatama Widya Sastra
Edisi : Cetakan ke-1, Tahun 2003
Halaman : xiii + 86 hal
Ukuran : 14 x 20 cm
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Kondisi : Buku Baru
Harga : Rp. 20.000,-

PENGANTAR ILMU SEJARAH, Kuntowijoyo

Sebagai buku pengantar, buku Pengantar Ilmu Sejarah ini amat baik dalam mengenalkan hal-hal mendasar di dalam ilmu sejarah. Penjelasan-penjelasannya yang singkat, namun menyeluruh dan mendalam, terasa mengalir sehingga memudahkan pembaca untuk menyelami sendi-sendi ilmu sejarah. Materi-materi yang dibahas adalah mengenai pengertian sejarah, manfaat sejarah, sejarah penulisan, sejarah sebagai ilmu dan seni, pendidikan sejarawan, hubungan ilmu sejarah dengan ilmu sosial lain, serta kaitan sejarah dan pembangunan. Di samping itu, juga dikemukakan aspek-aspek penting yang diperlukan dalam penulisan sejarah, seperti penelitian sejarah, generalisasi sejarah, kekuatan sejarah, kesalahan sejarah, serta ramalan sejarah.


Bukan itu saja, Kuntowijoyo juga memperkaya penjelasannya dengan menukilkan intisari dari berbagai buku yang berkaitan dengan ilmu sejarah. Tidak kurang dari tigapuluh buku disinggungnya di dalam buku Pengantar Ilmu Sejarah ini, dan ini memberi keuntungan tersendiri bagi pembaca untuk memperluas wawasan dan khasanah bacaan.


Buku Pengantar Ilmu Sejarah yang sarat dengan contoh-contoh ini amat layak digunakan sebagai pegangan bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum yang ingin mempelajari sejarah serta tertarik untuk menulis sejarah.

INFO BUKU

Judul: Pengantar Ilmu Sejarah
Penulis: Kuntowijoyo
Penerbit: Tiara Wacana
Edisi: Cetakan I, Juli 2013
Halaman: 187
Ukuran: 14 x 21 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 50.000
Call No: 950/Kun/p
LIHAT SEJARAH LAINYA >>

KOMUNITAS CINA DI MEDAN DALAM LINTAS TIGA KEKUASAAN 1930-1960, Nasrul Hamdani

Ada hal yang menarik, pada tahun 1946-1948, orang2 Tionghoa Medan mengenal nama “Bos Centung” dari suku Lenga Hokian, tapi tidak ada satupun yang tahu siapa sebenarnya boss ini. Boss ini dikabarkan sangat akrab dengan Chu dan boss ini sering membantu pendanaan laskar dalam komando Xarim M.S. Bahkan memuluskan aksi penyusupan laskar ke kota untuk mengamati keadaan dan memetakan posisi pertahanan Belanda. Chu Teng Ko tidak pernah berkomentar siapa Bos Centung itu tapi dari pembicaraan dengan teman2 Chu mengisyaratkan bahwa Bos Centung itu adalah Chu Teng Ko.

INFO BUKU

Judul : Komunitas Cina Di Medan Dalam Lintas Tiga Kekuasaan 1930-1960
Penulis : Nasrul Hamdani
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2013
Halaman: 227
Ukuran : 14.8 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 60.000 Rp. 52.800
Call No:

SEJARAH KONTROVERSI DI INDONESIA PERSPEKTIF PENDIDIKAN, Tsabit Azinar Ahmad

Historiografi yang berkembang di era keterbukaan seperti yang terjadi saat ini telah membuka lebar peluang versi-versi yang berbeda tentang suatu peristiwa sejarah. Hal ini berpotensi menimbulkan beberapa kemungkinan dalam masyarakat. Pertama, kecenderungan perubahan pola pikir dari masyarakat itu menjadi lebih dewasa. Akan tetapi, ada pula kecenderungan yang bertolak belakang dengan kemungkinan pertama: adanya kebingungan di kalangan masyarakat. Kecenderungan ini muncul karena selama ini masyarakat hanya diperkenalkan dengan satu realitas tunggal dan belum terbiasa dengan pemikiran-pemikiran alternatif. Permasalahan ini sungguh menjadi satu hal yang dilematis, sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengubahnya.

Salah satu upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang beragam kontroversi dalam sejarah dapat dilakukan melalui pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversial. Akan tetapi, upaya untuk mengajarkan sejarah kontroversial masih merupakan hal yang relatif baru, terutama pada materi-materi kontroversial yang muncul setelah reformasi.

Oleh karena itu, buku ‘Sejarah Kontroversial di Indonesia: Perspektif Pendidikan’ ini hadir sebagai sebuah kajian ilmiah tentang bagaimana relevansi dan seluk beluk sejarah kontroversial ditinjau dari konteks pendidikan. Buku Sejarah Kontroversial ini mencoba untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversial secara lebih mendalam, sehingga mampu memberikan gambaran bagi ilmuwan dan praktisi pendidikan sejarah untuk menumbuhkan kesadaran kritis peserta didik.

Buku ‘Sejarah Kontroversial di Indonesia: Perspektif Pendidikan’ menguraikan secara filosofis tentang anatomi sejarah kontroversial di Indonesia serta urgensi dan tujuan pembelajaran sejarah kontroversial. Kemudian diuraikan pula tentang berbagai kepentingan dalam pendidikan sejarah yang menjadi hambatan pembelajaran sejarah kontroversial. Buku Sejarah Kotroversial ini juga menguraikan tentang bagaimana potensi pembelajaran sejarah kontroversial sebagai media rekonsiliasi konflik serta strategi penerapannya dalam praksis pembelajaran di dalam kelas dengan menggunakan pendekatan pedagogik kritis.

INFO BUKU

Judul : Sejarah Kontroversial Di Indonesia Perspektif Pendidikan
Penulis : Tsabit Azinar Ahmad
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi:
Halaman: 262
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 75.000 Rp. 66.000
LIHAT SEJARAH LAINYA >>

105 KISAH PENJELAJAH DUNIA, Bahrudin Supardi

Penjelajahan sudah dilakukan oleh manusia-manusia yang pertama berada di bumi ini. Penjelajahan dilakukan oleh manusia dalam usaha mencari makanan atau tempat tinggal yang lebih baik. Bangsa Yunani dan Mesir Kuno merupakan penjelajah yang hebat. Mereka membuat perahu untuk menyeberangi samudra.

Selain itu, banyak juga para penjelajah dunia lainnya, seperti Marco Polo, Ibnu Battuta, penjelajah dari Cina, Portugis, Spanyol, dan para penjelajah dari negara lainnya. Dengan penjelajahan ini akhirnya ditemukan benua baru, yaitu benua Amerika dan jalur pelayaran antarbenua. Bahkan Ferdinand Magellan berhasil mengelilingi dunia ini. Di samping menjelajahi berbagai benua, tidak ketinggalan kutub utara dan selatan pun dijelajahi, begitu pula gunung-gunung yang tinggi, dan ruang angkasa. Dengan penjalajahan, maka sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu manusia telah menempati seluruh wilayah di muka bumi ini.

INFO BUKU

Judul : 105 Kisah Penjelajah Dunia
Penulis : Bahrudin Supardi
Penerbit: Rosda
Edisi: 2011
Halaman: 56
Ukuran: 21 x 28 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 41.000 Rp. 36.000
Call No:

ADVOKASI BERBASIS JEJARING, Sigit Pamungkas

Advokasi merupakan suatu usaha sistematik dan teroganisir untuk mempengaruhi dan mendesakkan terjadinya perubahan dalam kebijakan publik.Upaya ini memerlukan energi yang banyak, maka dibutuhkan kerjasama diantara stake holder baik secara horizontal maupun vertikal.Karena kerjasama selama ini belum maksimal, maka harus dirajut dalam sebuah jejaring dalam anyaman yang solid,

INFO BUKU

Judul : Advokasi berbasis Jejaring
Penulis : Sigit Pamungkas (ed)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2011
Halaman: 220
Ukuran: 15 x 22 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 35.000 Rp. 30.000
Call No:

ANTARA DAERAH DAN NEGARA INDONESIA TAHU 1950 AN, Sita Van Bemmalen

Buku Antara Daerah dan Negara: Indonesia Tahun 1950-an ini berisi dua belas artikel yang mencoba mendalami cara-cara baru dalam memandang 'daerah' pada tahun 1950-an, suatu periode yang banyak dihujat dan ditelantarkan selama ini. Deskripsi yang sangat jelas seakan membawa pembaca kembali pada masa 1950-an hingga perubahannya di masa sekarang. Oleh karena itu, buku ini layak untuk dibaca oleh para akademisi, praktisi, maupun kalangan umum yang mengikuti dunia perpolitikan di Indonesia.

Reformasi telah mengubah jalannya sejarah dan membuka kesempatan untuk kembali memerhatikan dasawarsa 1950-an. Dengan diterapkannya tatanan politik yang baru di Indonesia sejak 1998-berlakunya kembali demokrasi parlementer dan adanya tuntutan otonomi daerah-kita terdorong untuk merenungkan kembali kurun waktu 1950-an, karena apa yang dikemukakan saat itu hampir sama dengan isu-isu yang mendominasi agenda politik dewasa ini.


INFO BUKU

Judul : Antara Daerah Dan Negara Indonesia Tahun 1950-an
Penulis : Sita Van Bemmelen & Remco Raben (Penyunting)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2011
Halaman: 358
Ukuran: 16 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 33.000 Rp. 29.000
Call No:

KEBUDAYAAN DAN KEKUASAAN DI INDONESIA, Tod Jones

Kebudayaan Indonesia telah lama menjadi fokus perhatian Negara. Di bawah pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan Jepang, dan pemerintahan sendiri, kebijakan budaya telah berupaya untuk mendefinisikan dan mendiseminasikan sebuah versi budaya yang terkait dengan bahasa, sejarah, aliansi, dan tujuan Negara. Seiring meningkatnya sumber daya dikendalikan oleh Negara, versi budaya nasional yang demikian itulah yang menyebar di seluruh Indonesia. Setiap warga Indonesia harus menyesuaikan diri dengan budaya Indonesia versi Negara. Budaya nasional yang demikian itu seharusnya tidak boleh diterima begitu saja tanpa sikap kritis.

Kebudayaan dan Kekuasaan di Indonesia memetakan pengaruh perubahan politik penting terhadap kebijakan budaya oleh Negara: dari pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan Jepang, pembunuhan dan represi terhadap kaum komunis pada tahun 1965-an, hingga kembalinya pemerintah demokratis. Tod Jones juga menyelidiki perubahan social yang lebih luas seperti nasionalisme dan budaya konsumen. Buku ini memakai konsep kebijakan budaya otoritarian, yang mengulas kebijakan budaya di Indonesia dari zaman kolonial sampai era reformasi.

Kebudayaan dan Kekuasaan di Indonesia menyajikan paling tidak dua hal penting. Yaitu sejarah kritis tentang publikasi budaya Negara dan taman Budaya dan Dewan Kesenian. Penggunaan bab-bab studi sejarah dan studi kasus oleh Tod jones menangkap perubahan kebijakan budaya dari Negara pusat dan hasil-hasilnya yang beragam di seluruh Indonesia. Cara ini menyediakan alat untuk keterlibatan kritis dengan budaya nasional yang akan menantang pembaca berfikir tentang peran kebijakan budaya pada masa sekarang ini.

INFO BUKU

Judul : Kebudayaan Dan Kekuasaan di Indonesia
Penulis : Tod Jones
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi:
Halaman: 460
Ukuran: 16 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 90.000 Rp. 75.500
Call No:

ISLAMISASI KERAJAAN GOWA, Ahmad M Sewang

Buku ini berasal dari hasil penelitian disertasi penulis pada program Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Buku ini menambah khazanah pengetahuan kita, terutama berkenaan dengan sejarah penyebaran Islam di Sulawesi Selatan

INFO BUKU

Judul : Islamisasi Kerajaan Gowa
Penulis: Prof. Dr. Ahmad M. Sewang, M.A
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2005
Halaman: 210
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 50.000 Rp. 42.500
Call No:

JEJAK KEBANGSAAN KAUM NASIONALIS MONOKWARI DAN BOVEN DIGOEL, Soewarsono dkk

Cerita tentang kaum nasionalis yang dibuang di Manokwari dan Boven Digoel tidak banyak diketahui oleh generasi muda kita. Padahal, banyak persoalan hari ini yang perlu dicari akar masalahnya pada sejarah masa lalu.

Menelusuri kembali jejak kebangsaan adalah suatu hal yang penting dilakukan agar kita bisa menempatkan berbagai permasalahan yang kita hadapi hari ini, khususnya dalam permasalahan Papua, pada perspektif kesejarahan yang benar agar masa depan yang akan kita ukir merupakan untaian kehidupan yang berkesinambungan, sebagaimana seharusnya.

INFO BUKU

Judul : Jejak Kebangsaan Kaum Nasionalis Manokwari dan Boven Digoel
Penulis: Soewarsono, Herman Hidayat, Ana Windarsih, dkk
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2013
Halaman: 241
Ukuran: 15.5 x 23 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 45.000 Rp. 38.300
Call No:

INDONESIA ACROSS ORDER ARUS BAWAH SEJARAH BANGSA 1930-1960, Taufik Abdullah

Indonesia Across Orders; Arus Bawah Sejarah Bangsa (1930-1960)

INFO BUKU

Judul : Indonesia Across Orders Arus Bawah Sejarah Bangsa (1930-1960)
Penulis: Taufik Abdullah dan Sukri Abdurrachman (ed)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2011
Halaman: 471
Ukuran: 21 x 14 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 102.000 Rp. 86.700
Call No:

HISTORIA JAKARTA: KOTA TUA PUNYA CERITA, Lilie Suratminto dan Mulyawan Karim

Ada seribu satu cerita sejarah, legenda, mitos–yang serius, kocak, sampai yang seram— yang terkait dengan Lapangan Fatahillah, gedung Museum Sejarah Jakarta (balai kota zaman kolonial), dan sudut-sudut lain di kawasan Kota Tua Jakarta. Termasuk cerita Si Jagur, meriam warisan Portugis yang sempat lama dikeramatkan warga Batavia yang percaya ia dapat membuat hamil setiap perempuan yang ingin punya anak.

Kota Tua adalah tempat paling bersejarah di Jakarta berawal. Dalam kurun waktu setengah milenium, di sanalah pelabuhan purba Sunda Kelapa bermetamorfosa menjadi Jayakarta, Batavia, dan akhirnya menjadi Jakarta. Berbagai bangunan dan benda peninggalan yang masih tersisa, lengkap dengan aneka kisahnya, membuat Kota Tua salah satu tempat paling mempesona di Ibu Kota.

Buku Historia Jakarta: Kota Tua Punya Cerita diharapkan dapat turut memperluas cakrawala pengetahuan kita tentang masa lalu Jakarta. Ia juga bisa menjadi pelengkap buku panduan bagi para heritage trailer, penelusur rute wisata sejarah di Kota Tua.

INFO BUKU

Judul: Historia Jakarta: Kota Tua Punya Cerita
Editor: Lilie Suratminto dan Mulyawan Karim
Penerbit: Buku Kompas
Edisi: Cetakan Pertama, Maret 2012
Halaman: 116
Ukuran: 17 x 25 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 50.000
Lokasi: 959.8/Sur/k

IN SEARCH OF MIDDLE INDONESIA KELAS MENENGAH DI KOTA KOTA MENENGAH, Gerry Klinken

Gelombang reformasi pasca-1998 dalam politik lokal telah membawa kembali kota-kota menengah – yang meliputi ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten atau kota – ke tengah panggung perpolitikan Indonesia. Buku ini membahas kelas menengah Indonesia (sekarang mencapai jumlah 43%!) dari dekat di tempat di mana para anggotanya tinggal, yaitu kota. Indonesia Menengah membangkitkan kekuatan politik nasional, namun ia tidak sangat kaya dan juga tidak terpusat secara geografis. Ini adalah kelas menengah-bawah yang sangat besar, borjuis kecil konservatif yang baru saja keluar dari kemiskinan dan terikat kepada negara. Indonesia Menengah, alih-alih menolak, malah menyambut pasar yang terglobalisasi, pasar terbuka. Secara politis, ia menikmati demokrasi tetapi menggunakan keterampilan politik dan jaringan ‘clientelistic’ untuk membuat sistem bekerja mendatangkan keuntungan baginya, yang belum tentu merupakan keuntungan juga bagi elite nasional maupun orang-orang miskin.

Penulis dan editor: Ward Berenschot, Joseph Errington, Noorhaidi Hasan, Gerry van Klinken, Cornelis Lay, Wenty Marina Minza, Jan Newberry, Amalinda Savirani, Sylvia Tidey, Nicolaas Warouw, dan Ben White.

INFO BUKU

Judul: In Search Of Middle Indonesia Kelas Menengah Di Kota Kota Menengah
Penulis: Gerry Klinken dan Ward Berenschot (ed)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2016
Halaman: 906
Ukuran: 16 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 80.000 Rp. 70.500
Call No:

FROM THE FORMATION OF THE STATE OF EAST INDONESIA TOWARDS THE ESTABLISHMENT OF THE UNITED STATE OF INDONEISA, Ide Anak Agung Gde Agung

From The Formation of the State of East Indonesia Towards the Establishment of the United State of Indonesia

INFO BUKU

Judul: From The Formation Of The State Of East Indonesia Towards The Establishment Of The United State Of Indonesia
Penulis: Ide Anak Agung Gde Agung
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2005
Halaman: 906
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 95.000 Rp. 83.600
Call No:

EULOGI BELAJAR & MANUSIA ANTROPOLOGI DARI IWAN TJITRADJAJA, Sulilstyowati Irianto

Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.

INFO BUKU

Judul: Eulogi Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja
Penulis: Sulilstyowati Irianto & Nosa Normanda (editor)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2015
Halaman: 256
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 70.000 Rp. 61.600
Call No:

DEKOLONISASI BURUH KOTA DAN PEMBENTUKAN BANGSA, Erwinza Erman

Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata yang tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik karena berbagai alasan subjektif masing-masing. Pada masa ketika sebuah rezim paranoid yang selalu mengalami ketakutan dan kecurigaan yang berlebihan terhadap masa lalu seperti Orde Baru misalnya, kata buruh sama sekali tidak memiliki hak hidup secara formal karena bayang-bayang tentang kelompok sosial ini yang selalu dikaitkan dengan ideologi kiri revolusioner atau komunis yang dianggap sebagai musuh utama rezim yang sedang berkuasa waktu itu.

Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD

INFO BUKU

Judul: Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Penulis: Erwiza Erman dan Ratna Saptari (ed)
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2013
Halaman: 470
Ukuran: 16 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 85.000 Rp. 75.000
Call No:

MEMPERTAHANKAN CITA-CITA MENJAGA PERJUANGAN REFLEKSI 80 TAHUN HARRY TJAN SILALAHI, J.B. Soedarmanta

"Harry selalu berpendapat yang utama ialah nasib bangsa dan negara serta masyarakat pada umumnya, dan tidak pernah memikirkan kepentingannya sendiri, apalagi mencari kedudukan, pangkat, atau uang. Dia terutama mau mempertahankan pluralisme dalam berbangsa, karena itu yang menurut dia bisa menjamin kesatuan bangsa."

-- Jusuf Wanandi

"Dengan banyaknya Political animals, para negarawan sangat tidak nyaman dalam arena penyelenggaraan negara, sehingga menyingkir, bersedih hati, dan mengamati dari luar arena. Bad leaders drive out good leaders bagaikan bad money drive out good money. Bilamana political animals mendominasi arena politik, maka bad leaders drive out good leaders. Dalam pengamatan saya, inilah yang sekarang sedang dialami oleh Harry. Namun Harry boleh bersyukur bahwa dalam usianya yang ke-80 dan yang dikepung oleh political animals, ​dia masih merupakan pimpinan sesepuh dari lembaga pengkajian CSIS dengan gedung yang megah, berisi para intelektual muda."

-- Kwik Kian Gie

INFO BUKU

Judul: Mempertahankan Cita-cita, Menjaga Spirit Perjuangan Refleksi 80 Tahun Harry Tjan Silalahi
Penulis: J.B. Soedarmanta
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2014
Halaman: 208
Ukuran: 13 x 19 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 60.000 Rp.52.800
Call No:

PENYAMBUNG SUARA LIDAH RAKYAT, Budi Susanto

Ketika merayakan seratus tahun kelahiran Bung Karno (1901-2001), sebuah pertanyaan muncul: bagaimana perbedaan antara Indonesia masa lalu pada zaman kepresidenan Sukarno dengan Indonesia (Orde) Baru masa kini dapat diterangkan? Menurut pendapat Siegel, si “Penyambung lidah rakyat" memang didengarkan oleh orang-orang yang merasa, sesudahnya, bahwa ia (Sukarno) berbicara untuk menyuarakan kepentingan rakyat. Artinya Bung Karno mengatakan apa yang memang dipikirkan oleh rakyat. Dewasa ini orang-orang yang bersedia "mengemban amanat rakyat" tidak kurang. Akan tetapi, tidak mudah lagi menemukan orang-orang yang merasa bahwa kepentingannya disuarakan. Dan justru orang-orang yang langka seperti itulah yang dibuang dari pikiran.

INFO BUKU

Judul: Penyambung Suara Lidah Rakyat
Penulis: Budi Susanto
Penerbit: Indeks
Edisi: 2008
Halaman: 220
Ukuran: 115 x 225 mm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 45.000 Rp.39.600
Call No: