Search This Blog

Showing posts with label BUKU SASTRA - PUISI. Show all posts
Showing posts with label BUKU SASTRA - PUISI. Show all posts

RUBAIYAT RUMI, Nevit O. Ergin

Jalaluddin Rumi dikenal dengan lebih dari 44.000 syairnya yang terdapat dalam 23 volum buku Divan-i Kebir. Rumi juga menulis 1700 rubiat, syair-syair singkat tetapi memiliki pesan dan makna yang dalam.

Bentuk Rubaiyat pertama kali menjadi terkanal sejak terbitnya koleksi Rubaiyat Omar Khayyam, sekitar abad ke-11, Namun, tidak seperti Omar Khayyam, Yang duduk dan menguntai satu-persatu kata-kata dengan berhati-hati, Rumi menciptakan rubiayatnya secara lisan, menggunakan bahasa puitis yang spontan, yang meluncur deras dari mulutnya, ketika penyair ini berjalan melalui jalanan di Konya, Anatolia (Turki). Sangat sedikit karya Rumi yang taleh diterjemahkan ke bahasa-bahasa dunia Barat yang konteporer. Dalam buku ini, Nevit O. Ergin, penerjemah buku Diven-i Kebir, dan Will Johnson menyajikan 233 rubayat pilihan dari 1700 rubayat karya Rumi yang paling mengugah rasa.

Puisi-puisi Rumi mengungkapkan kebenaran yang sangat dalam dalam dan rumit, dalam bahasa yang indah dan sederhana. Menurut Rumi, dengan masuk kedalam relung hati dan jiwa, kita akan tiba di sebuah tempat di mana kita dapat bertamu dan menyatu dengan Sang Pencipta.
Pencarian mistis ini menurut Rumi adalah sebuah puncak pencapaian untuk kita semua. Kedamaian dan kepuasan yang didambakan manusia terletak dalam penyatuan rohani dengan Sang Pencipta ini. Visi dan kebenaranya spiritual yang sederhana namun mendalam yang terdapat dalam Rubaiyat Rumi akan menunjukan jalan yang menghubungkan kita kepada energi ilahi.

INFO BUKU

Judul : Rubaiyat Rumi
Penulis : Nevit O. Ergin dan Will Johnson
Penerbit: Elek Media Komputindo
Edisi:
Halaman:
Ukuran: 15 X 17.1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp.45.000
Call No: 821/Erg/r
LIHAT BUKU SASTRA PUISI LAINYA >>

DERAI DERAI CEMARA, Chairil Anwar

Tanggal 28 April 1999 tanggal bersejarah dalam sastra bangsa kita. Pada hari itu genap setengah abad wafatnya penyair utama indonesia, Chairil Anwar (1922-1949). Pemunculan-nya di pentas sastra Indonesia Dalam Umur Muda, Kurang Cuma dari satu windu saja jangka waktu-nya, namun bagai gumpalan enersi dahsyat telah menghentakan tenaga anyar pada ekspresi puisi kita, mengguncang estetika-nya dan menggugah pemikiran seni kita semua. Gaya hidupnya yang bohemian, kecintaan luar biasanya pada pustaka, penguasaan bahasa-bahasa asing-nya yang piawai, sepak terjangnya yang kontrovesial, semakin lama semakin menggores dalam kenangan kolektif kita tak habis-habis sepanjang tahun kita simak dan lihat dalam pembacaan puisi-puisinya, yang juga dinyanyikan, di sentaro tanah air.

INFO BUKU

Judul : Derai Derai Cemara
Penulis : Chairil Anwar
Penerbit: Horison
Edisi: 1999
Halaman: 132
Ukuran: 14.5 X 21.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp.45.000
Call No: 811/Anw/d

SEPULUH PETUNJUK DALAM MEMAHAMI DAN MEMBACA PUISI, Mursal Esten

Memahami pusisi tidak semudah memaham Prosa. Apalagi memahami puisi-puisi Modern.

Puisi bukan tidak bisa dipahami, sebab jika puisi tidak bisa ditangkap makna dan suasananya, maka ia akan kehilangan nilainya. Puisi yang baik, betapapun rumitnya, akan tetap bisa dipahami. Yang jadi soal barangkali bagaimana langkah-langkah untuk memahami itu.

Buku kecil ini berusaha menjawab pertanyaan itu: memberikan petunjuk praktis dalam memahami sebuah puisi. Buku ini bukan "buku pintar" yang akan menyelesaikan segala soal. Buku ini hanya dimaksudkan sebagai pembuka jalan. Jika jalan sudah terbuka. Silakan masuk dan carilah makna yang ada.

Puisi-puisi di dalam buku ini dikutip utuh. Hal itu dimaksudkan juga untuk sekaligus mengenal dan mengapresiasi puisi-puisi Indonesia Modern. Mudah-mudahan buku ini bermanfaat. Baik dalam pengajaran puisi maupun dalam usaha memahami puisi oleh siapa saja.

INFO BUKU

Judul: Sepuluh Petunjuk dalam Memahami dan Membaca Puisi
Penulis: Drs. Mursal Esten
Penerbit: Angkasa Raya
Edisi: 1987
Halaman: 55
Ukuran: 11 x 15.3 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Lama/Koleksi Pribadi
Harga: Rp. 15.000
Call No: 801/Est/s

PUISI BUAT RAKYAT INDONESIA, Park In-Hwan dkk

Dalam menyatakan jati dirinya, bangsa Korea mengacu ke citraan pagi hari yang tenang-berbeda, misalnya, dari bangsa Jepang yang selalu memandang matahari sebagai lambang keberadaanya. Citraan pagi yang tenang, matahari, maupun tirai bambu-yang melambangkan kebudayaan Cina - pada dasarnya mengacu ke dalam. Dan ternyata memang alam yang menjadi tumpuan gagasan dan ungkapan yang kita rasakan dan pahami ketika membaca puisi Korea, yang klasik maupun yang modern. Sajak-sajak yang dipilih dalam buku ini umumnya ditulis berdasarkan teknik penulisan demikian. Ini menunjukkan adanya garis yang jelas antara yang klasik dan modern - tidak hanya dalam perkembangan puisi Korea tetapi juga puisi Jepang dan Cina. Namun, alam yang menyatu dalam diri manusia itu telah menghasilkan kesan dan pandangan hidup yang berbeda, tentu karena watak dan perkembangan sosial dan budaya yang berlain-lain pula. Kesan selintas menunjukan bahwa puisi Korea modern masih menunjukkan kaitan yang erat antara alam dan manusia, lebih dari yang mungkin telah berlangsung di Cina dan Jepang. Seluruh puisi dalam buku ini diterjemahkan oleh seorang guru besar sastra dan bahasa Indonesia yang mempunyai perhatian khusus tidak hanya terhadap kesusastraan Indonesia, tetapi juga sastra negerinya sendiri. Dan yang lebih penting lagi, usahanya untuk mengerjakan terjemahan ini merupakan upaya yang konkret untuk melakukan hubungan kebudayaan antara kedua bangsa.​

INFO BUKU

Judul: Puisi Buat Rakyat Indonesia
Penulis: Park In-Hwan dkk
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2007
Halaman: 250
Ukuran: 14 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 95.000 Rp. 83.600
Call No:

MASIH BERSAMA LANGIT, Eka Budianta

Ketika Indonesia Bertanya

Hari ini kudengar Tanahair bertanya:
Apa tandanya kamu cinta padaku?
Pada laut, pada pulau, gunung dan kota kujawab:
Ibu Pertiwi tidak sia-sia lahirkan anaknya.

Indonesia, tumpah darah bangsa yang setia,
Tak akan kubiarkan kamu diam dalam kegelapan.
Mataharimu adalah semangat hidupku.

Telah kuputuskan melewati jaman demi jaman,
Dengan cinta di tangan dan langkah bersama.
Republik ini dibangun bukan untuk satu dua generasi
Bukan untuk 50, 100, atau 200 tahun.

Dipantai masa lalu dan cakrawala masa depan
Telah kususun mimpi dan kerja-kerasku
Sinar matamu, adalah hari depanku, Indonesia.

Masih Bersama Langit merupakan buku kumpulan puisi karya Eka Budianta. Dalam pengantarnya Eka Budianta menulis: Untuk apa kita terangi langit dengan kembang api? Untuk apa kita bagi waktu menjadi detik, menit, jam, hari, pekan, bulan, tahun, abad dan milenium? Karena kita ingin memaknai kehidupan. Agaknya demikianlah adanya 50 lebih puisi yang disajikan dalam buku ini: memaknai kehidupan.

INFO BUKU

Judul: Masih Bersama Langit
Penulis: Eka Budianta
Penerbit: Indonesia Tera
Edisi: Cetakan Pertama, Mei 2000
Halaman: 78
Ukuran: 14 x 21 x 0.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia   
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Harga: Rp 29.000
Call No: 811/Bud/m/d20

PENGADILAN PUISI, Pamusuk Eneste

"Pengadilan Puisi Indonesia Mutakhir" adalah nama sebuah acara yang diselenggarakan di Bandung, 8 September 1974. Dalam "pengadilan" itu, Slamet Kirnanto (yang bertindak sebagai "Jaksa") mendakwa kehidupan puisi Indonesia "tidak sehat, tidak jelas, dan brengsek".

Tiga belas hari kemudian, yakni tanggal 21 September 1974, di Jakarta diadakan acara "Jawaban Atas Pengadilan Puisi". Dalam acara ini, mereka yang banyak dituding-tuding Slamet Kirnanto memberikan "jawaban".

Bahan-bahan dari kedua acara itulah yang dihimpun dalam buku ini. Selain dakwaan Slamet Kirnanto serta jawaban H.B. Jassin, M.S. Hutagalung, Goenawan Mohammad, dan Sapardi Djoko Damono, buku ini juga memuat "rekaman" Taufik Ismail (yang bertindak sebagai "Pembela" dalam Pengadilan Puisi) mengenai kedua acara itu. Dan tak ketinggalan pula tulisan Darmanto Jt (yang bertindak sebagai "Hakim Anggota" dalam Pengadilan Puisi, yang merupakan benih munculnya Pengadilan Puisi itu).

Sebuah buku yang patut dimiliki oleh setiap pencinta, pengamat, dan peneliti sastra Indonesia.

INFO BUKU

Judul: Pengadilan Puisi
Penulis: Pamusuk Eneste
Penerbit: Gunung Agung
Edisi: Cetakan Pertama 1986
Halaman: 74
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Harga: Rp. 40.000,-
Call No: 811/Ene/p 

BEB, AKU SAKAU : Cinta itu Luka ; Moammar Emka

Kepada Bulan, Jika cinta itu luka, lukai aku lebih dalam lagi. Jika cinta itu luka, teruskanlah menancapkan rindu di dadaku sampai tak kenal lagi kata berhenti. Luka adalah salah satu cara cinta menguji, seberapa kuat kita bertahan menuju kebersamaan yang lebih berarti.

Cinta itu luka; luka yang membahagiakan. Mencintaimu adalah awalan tanpa akhiran yang mengajariku kesabaran dan ketabahan menunggu. Cinta itu luka karena mengajarkanku bagaimana menunggu dan menangis dengan benar. Jika cinta itu luka, mari kita menitikkan air mata bersama, dan tersenyum di titik pertemuan, nanti. Jika cinta itu luka, masihkah kita bisa bertemu, dan bersama di kursi pelaminan?

Dari Bintang, yang mencintaimu dengan terluka.


INFO BUKU

Judul : BEB, AKU SAKAU 
Penulis :  Moammar Emka
Penerbit : EnterMedia (Dist. Transmedia)
Edisi : 2015
Halaman : 288
Ukuran :  ---
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Kondisi : Buku Baru
Harga : Rp. 83.000,-

I DO : Mencintaimu Benar atau Salah ; Moammar Emka

“Aku banyak melakukan kesalahan, tetapi mencintaimu bukan salah satunya.

Aku mencintaimu, sebelumnya. Aku mencintaimu, sesudahnya.
Aku mencintaimu, apapun hasilnya.”

Inta, aku berpikir untuk tidak berpikir tentangmu.
Maaf, aku tak mampu.

Aku berpikir untuk tidak menantimu.
Maaf, aku menunggu.

Nuri, aku berpikir untuk tidak mencintaimu.
Maaf, aku telanjur jatuh cinta kepadamu.

Aku berpikir untuk tidak terburu-buru.
Maaf, aku tergopoh merindukanmu.
Aku pikir, aku mencintaimu tanpa ini itu
karena aku mencintaimu, benar atau salah.

***
Babak paling menyedihkan dari percintaan bukan perpisahan, tetapi terlambat sadar ada seseorang yang lain di sana yang lebih layak untuk diperjuangkan, bukan seseorang yang sekarang dalam ikatan.
Seseorang yang lain, yang diam-diam setia mempertahankan cintanya meskipun separuh hati kamu sayangi.
Seseorang yang diam-diam mendoakan dan menunggumu, meskipun kamu telah dijodohkan.

Ini cerita tentang cinta antara Bumi, Inta, dan Nuri. Apakah akan menitik bahagia?


INFO BUKU

Judul : I DO
Penulis : Moammar Emka
Penerbit : EnterMedia (Dist. Transmedia)
Edisi : 2015
Halaman : 288
Ukuran :    ---
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Kondisi : Buku Baru
Harga : Rp. 82.000,-

DEAR YOU (New Edition) ; Moammar Emka

"Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: bahagia bersamamu.
Ini sudah benar dari awal. Aku mencintaimu tanpa tanda tanya."


DEAR YOU,
Buku ini dipersembahkan untuk cinta, demi cinta,dan kepada cinta.
Ingat-ingatlah semua pagi yang kau syukuri karena masih bisa terbangun di sisinya, semua siang yang kau habiskan dengan merindukannya, juga malam-malam yang kau tutup dengan doa memohon kebahagiaannya.

Temukan cerita tentang cintamu di buku ini—dan bersiaplah untuk jatuh cinta lagi....


INFO BUKU

Judul : DEAR YOU (New Edition) 
Penulis : Moammar Emka
Penerbit : Gagas Media
Edisi : 2015
Halaman : 416
Ukuran :   ---
Sampul : Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Kondisi : Buku Baru
Harga : Rp. 82.000,-

KUMPULAN PUISI PEREMPUAN INDONESIA-MALAYSIA, Sapardi Djoko Damono & Mohamad Saleeh Rahamad(edit)

Kumpulan Puisi Perempuan Indonesia-Malaysia menghimpun karya penyair perempuan yang mendepani isu dan persoalan pada peringkat global dan lokal melalui nuansa halus dan berseni. Khalayak pembaca dibawa menelusuri pelbagai persoalan seperti krisis politik antarbangsa, romantisisme, solidarity gender, alam kerohanian dan kehidupan manusiawi yang diekspresikan melalui pelbagai sudut pandang yang menarik untuk dihayati bersama. Setiap penulis merupakan watak penting dunia puisi apabila pemikiran mereka yang kritis terhadap situasi semasa menjadi teras pengucapan dalam puisi-puisi mereka. 
Melalui puisi, mereka telah menciptakan komunikasi dan kebudayaan sebuah Dunia Nusantara

INFO BUKU

Judul : KUMPULAN PUISI PEREMPUAN INDONESIA-MALAYSIA
Penulis : Sapardi Djoko Damono & Mohamad Saleeh Rahamad(edit)
Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Edisi: 2014
Halaman: 135
Ukuran: 20 X 25 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp.75.000 67.500

PENGKAJIAN PUISI : Rachmat Djoko Pradopo

Chairil Anwar pernah menulis puisi berjudul "Aku". Dalam puisi itu dia antara lain menulis: Kalau sampai waktuku/Ku mau tak seorang 'kan merayu /Tidak juga kau. Apa yang disiratkan oleh bait puisi ini adalah nasihat. Nasihat itu kira-kira berbunyi: seorang individu harus bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Nasihat yang sudah berumur puluhan tahun ini sangat relevan dengan kondisi sekarang. Lihatlah, banyak individu sekarang yang melemparkan tanggung jawab mereka pada orang lain. Ada mahasiswa yang tidak lulus ujian melapor karena dosennya galak. Ada pegawai negeri yang tidak berhasil mencapai target kerja individunya melapor pada istrinya bahwa dia gagal karena situasi kerja tidak kondusif. Mereka tidak mau mengungkapkan kesalahannya sendiri.

Lalu bagaimana menemukan nasihat dalam sebuah puisi? Lebih dari itu, bagaimana sesungguhnya seorang individu bisa menemukan makna dalam sebuah puisi? Makna itu hanya bisa ditemukan melalui analisis puisi. Analisis puisi itu beragam. 
Ada analisis struktural dan semiotik. Ada lagi analisis strata norma. Selain melalui analisis itu, makna puisi bisa juga dilihat melalui hubungan intertekstualnya.

Semua cara menemukan makna puisi bisa ditemukan dalam buku Teori Pengkajian Puisi ini. Itulah sebabnya buku ini penting dibaca oleh semua pihak yang ingin menjalani hidup dengan tenang dan tentram. Bukankah puisi, seperti ditulis penulis buku ini, memperkaya kehidupan batin, menghaluskan budi, menbangkitkan semangat hidup dan mempertinggi rasa ketuhanan?

INFO BUKU

Judul: Pengkajian Puisi
Penulis: Rachmat Djoko Pradopo
Penerbit: Gadjah Mada University Press
Edisi: Cetakan Keempatbelas, November 2014
Halaman: 351
Ukuran: 14.5 x 21 x 1.3 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Harga: Rp. 65.000 Rp. 60.000
Call No: 800/Pra/p

AKU INI BINATANG JALANG, Chairil Anwar


Siapa yang tidak mengenal salah satu sastrawan besar Indonesia yang satu ini, ya...Chairil Anwar. Buku ini adalah salah satu karyanya yang populer hingga saat ini. Maka sudah sepatutnya pecinta sastra Indonesia memiliki koleksi sajak penyair yang "Mau Hidup Seribu Tahun Lagi" ini.

INFO BUKU

Judul: Aku Ini Binatang Jalang
Penulis: Chairil Anwar
Penerbit: PT. Gramedia
Edisi: III, 1988
Halaman: 127
Dimensi:14 x 21 x 0.6 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 25.750
Call No.: 811/Anw/a

3 Poetry Books, 3 Poets


Kumpulan puisi-puisi terjemahan dalam Bahasa Inggris dari 3 Penyair:
Before Dawn | Sapardi Djoko Damono
To Love, To Wonder | Sitor Situmorang
Selected Poems | Goenawan Mohamad

Price: Rp. 200.000

NOSTALGI = TRANSENDENSI, Toeti Heraty


Apa keistimewaan dari sajak-sajak Toeti Heraty? Jawabannya dapat kita temukan di sajak-sajak yang terkumpul dalam Nostalgi = Transendensi ini. Inilah kumpulan sajak Toeti Heraty yang ketiga setelah Sajak-sajak 33 dan Mimpi dan Pretensi.

INFO BUKU

Judul: Nostalgi = Transendensi
Penulis: Toeti Heraty
Penerbit: Rasindo, Gramedia
Edisi: 1995
Halaman: 137 
Dimensi: 14 x 21 cm 
Sampul:Soft Cover 
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 38.000
Call No.: 811/Her/n


SAJAK-SAJAK SEPATU TUA, Rendra


Sajak-sajak Sepatu Tua ini terdiri dari dua buah kumpulan sajak, yaitu "Sajak-sajak Sepatu Tua" dan "Masmur Mawar", yang merupakan hasil period paling subur dalam hidup kepenyairan Rendra. Dengan jelas kumpulan sajak ini memberikan gambaran gamblang tentang dunia Rendra yang di Indonesia merupakan salah satu dunia unik yang selalu menarik.

INFO BUKU

Judul: Sajak-Sajak Sepatu Tua
Penulis: Rendra
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: V, 1987
Halaman: 93
Dimensi: 15 x 18 x 0.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa:  Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 36.000
Call No.: 811/Ren/s

BLUES UNTUK BONNIE, Rendra



Judul: Blues untuk Bonnie
Penulis: Rendra
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: V, 1987
Halaman: 52
Dimensi: 15 x 18.5 x 0.2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 36.000
Call No.: 811/Ren/b


BALADA ORANG-ORANG TERCINTA, Rendra



Judul: Balada Orang-Orang Tercinta
Penulis: Rendra
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: VI, 1986
Halaman: 52
Dimensi: 15 x 18 x 0.2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 36.000
Call No.: 811/Ren/b


EMPAT KUMPULAN SAJAK, Rendra



Judul: Empat Kumpulan Sajak
Penulis: Rendra
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: VI, 1990
Halaman: 163
Dimensi: 15 x 18 x 1cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 40.000
Call No.: 811/Ren/e


TENTANG CINTA, KEINDAHAN DAN KESUNYIAN, Kahlil Gibran

Kahlil Gibran adalah legenda pada zamannya, namun karya-karyanya hingga kini tetap memberi inspirasi dari generasi ke generasi. Perenungannya tentang hakikat cinta tertuang ke dalam karya-karyanya yang abadi, sebagian di antaranya terkumpul dalam buku ini.


INFO BUKU

Judul: Tentang Cinta, Keindahan dan Kesunyian
Penulis: Kahlil Gibran
Penerbit: Narasi
Edisi: II, 2007
Halaman: 118
Dimensi: 11 x 17.5 x 0.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 25.000,-
Call No.: 891/Gib/t

KATA-KATA MUTIARA, Kahlil Gibran

Kata-kata Mutiara Kahlil Gibran bukan saja bening dan menyentuh kepekaan hati dan ahlak insan, tetatpi juga tajam menyayat dan membedah borok lahiriah. Ia mengagungkan keluhuran budi pekerti, tetapi juga menuding perilaku keliru, tanpa pamrih menggurui. Kata-kata Gibran bagaikan bersayap dan membubung dengan gema yang universal.


INFO BUKU

Judul: Kata-Kata Mutiara
Penulis: Kahlil Gibran
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: I, 1989
Halaman: 67
Dimensi: 13 x 19 x 03.cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas
Harga: Rp. 40.000
Call No.: 892.78