Search This Blog

JALAN-JALAN PENUH KEINDAHAN, Gede Prama

Judul/Title: Jalan-Jalan Penuh Keindahan
Penulis/Author: Gede Prama
Penerbit/Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 212
Dimensi/Dimension: 13.5 x 20 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 50.000,-
Call No.: 158/Pra/j/C.1
Status: Ada/Available

***

Dalam mata, telinga, pikiran, hati yang sudah dibingkai dengan rasa syukur, semua jalan adalah jalan-jalan keindahan. Dalam keadaaan demikian, kehidupan berarti keindahan. Kepemimpinan juga berarti keindahan. Uniknya, ketika keindahan itu terlihat, manusia bukan mau memilikinya. Ia mau memberi. Kata-kata yang sering dikutip oleh manusia di jalan-jalan keindahan: 'semuanya sudah, sedang, dan akan berjalan sempurna!'

Ilmuwan, Seniman, dan Pecinta Tuhan

Gede Prama memulai perjalanan intelektualnya sebagai ilmuwan, kemudian bergaul intensif dengan karya-karya seniman. Deretan ilmuwan seperti Einstein, Capra, dan Derrida memang masih menjadi sumber perbandingan. Demikian juga dengan karya seniman seperti Kahlil Gibran dan Paulo Coelho. Setelah bosan menyelam dalam kolam-kolam pengetahuan tangan kedua, Gede sedang memasuki wilayah-wilayah pengetahuan segar tangan pertama. Terinspirasi oleh Socrates yang menyebut'know your self sebagai puncak pengetahuan, atau Krisnamurti melalui freedom from the known, Gede sedang memasuki wilayah-wilayah pengetahuan segar ke dalam diri. Gurunya, muridnya, sekolahnya, kurikulumnya semua ada di sebuah tempat di dalam! Dalam peta perjalanan seperti itu, bisa dimaklumi kalau Gede Prama bercita-cita sederhana: menjadi pecinta tuhan. Kendatipun di luar Gede tampak sebagai seorang penulis, pembicara, konsultan, dan executive coacher, di dalam ia senantiasa ingat:"Keseharian saya adalah tempat ibadah saya yang sebenarnya."

No comments:

Post a Comment