Search This Blog

Showing posts with label Al-Ghazali. Show all posts
Showing posts with label Al-Ghazali. Show all posts

RAHASIA-RAHASIA SALAT, Al-Ghazali


Salat merupakan tiang agama. Melecehkannya berarti meruntuhkan agama, dan menegakkannya berarti menegakkan agama. Nilai penting salat ini, antara lain, diisyaratkan oleh pewahyuan perintah salat ini langsung dari Allah SWT kepada Rasul-Nya SAW tanpa perantara. Mengapa sedemikian penting kedudukan perintah ini? Nilai-nilai apa yang terkandung di dalan setiap gerak dan bacaan dalam salat?

Dalam buku ini – Asrarush-Shalah. Buah pena ulama sufi besar termasyhur. Abu Hamid bin Muahammad al-Ghazali -- dipaparkan makna dan nilai-nilai batiniah salat. Meski menguraikan pula ketentuan-ketentuan, syarat-syarat, rukun-rukun dan sunnah-sunnah yang berkaitan dengan salat, buku ini bukan sekadar sebuah kitab fiqh. Lebih dari itu, buku ini sangat banyak mengungkap rahasia -rahasia gerak dan niat dalam salat serta pengaruhnya pada diri pelakunya.

INFO BUKU

Judul: Rahasia-Rahasia Salat
Penulis: Al-Ghazali
Penerbit: Karisma
Edisi: XV/1997
Halaman: 206
Ukuran: 20.5 x 4 x 1cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Harga: Rp. 55.000,-
Lokasi: 130/Gha/r

THE TRUE POWER OF LOVE, Imam Al-Ghazali


karena cinta, yang pahit berasa manis
karena cinta, tembaga menjadi emas
karena cinta, ampas menjadi anggur murni
karena cinta, penyakit menjadi penawar
karena cinta, yang mati menjadi hidup
karena cinta, sang raja menjadi hamba
-- Rumi


Itulah kehebatan cinta: lebih lembut dari yang terlembut dan lebih digdaya dari yang terkuat. Tapi, cinta seperti apakah yang punya kekuatan luar biasa semacam itu? Tentu bukan cinta kita pada mobil/rumah mewah, perhiasan nan kemilau, istri/suami yang elok, anak-cucu yang lucu, atau pada jabatan/status yang dihormati masyarakat. Cinta yang melampaui segala bentuk cinta yang lain. Itulah cinta kepada sang Mahacinta: Tuhan.

Bagaimana manusia bisa menggapai cinta Tuhan? Untuk menuju ke tema utama itu Al-Ghazali menjelaskan secara mendalam:
  • apa saja tingkatan-tingkatan cinta
  • bagaimana mencapai cinta
  • manifestasi cinta kepada Allah
  • kecintaan dan kerelaan pada takdir Allah
  • bagaimana cinta yang sejati
Dengan ketajaman nalar dan kedalaman penghayatannya, Sang Hujjatul islam ini membuka pintu pemahaman menuju cinta yang sejati: Mahabatullah (cinta kepada Allah).


INFO BUKU

Judul: The True Power of Love
Penulis: Imam Al-Ghazali
Penerbit: Mizania
Edisi: 2007
Halaman: 336
Ukuran: 19 x 14,5x 1,5cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Harga: Rp. 40.000
Lokasi: 204/Gha/t

METODE MENJEMPUT MAUT, Al-Ghazali

"Kematian dan matahari tak dapat ditatap terus-menerus." Ajaran La Rochefoucauld ini secara utuh mencerminkan sikap manusia modern terhadap persoalan menggugah sekaligus paling menakutkan ini. Sungguh prospek membaca sebuah naskah (yang sama sekali tidak bisa dikatakan pendek) yang tujuannya hanya untuk mengingatkan betapa singkat dan rentannya kehidupan yang dijalani, mungkin sekali tidak menggembirakan, atau malah mendatangkan perasaan tidak nyaman. Akan tetapi, seyogianya kita tidak melupakan kenyataan bahwa minat menguak misteri kematian bukan cermin dari selera rendah atau kelam.

Misteri kematian telah mempersembahkan kepada umat manusia prestasi sastra dan keagamaan yang terindah. Dari Egyptian Book of the Dead lebih dari dua ribu tahun sebelum Masehi, Divina Comedia goresan Dante hingga Javid Nama buah pena Muhammad Iqbal, perenungan atas kefanaan hidup yang abadi terus menghadirkan tema kesusasteraan dan religus yang tak kunjung habis. Dalam karya-karya seperti itu terbentang pelajaran bagi generasi kini tentang bagaimana para pendahulu mereka meninggalkan dunia, dan menghadirkan nuansa penting tentang jalan hidup yang mereka pilih.

Buku ini adalah karya utama tentang tema universal kematian dan alam sesudah mati, yang lahir dari pena teolog Islam paling terkemuka. Al-Ghazali menyusunnya sebagai bagian akhir dari kitab empat puluh babnya yang terkenal, Ihya 'Ulum Al-Din. Setelah menguraikan filosofi sufistik tentang kematian, dan memperlihatkan pentingnya perenungan tentang ketidakabadian manusia, Al-Ghazali membawa pembacanya mengunjungi tingkatan-tingkatan alam sesudah mati: pertemuan dengan malaikat di alam kubur, hari kebangkitan, syafaat nabi, dan akhirnya siksaan neraka, keindahan surga, dan--bagi orang yang terpilih-- melihat Wajah Tuhan.

Kelanggengan relevansi pesan Al-Ghazali adalah kunci daya tarik karyanya yang sudah berusia delapan abad lebih. Hal inilah yang selalu diingat dalam usaha menghadirkan buku ini, seraya mengusahakan agar kecemerlangan kualitas sastra karya aslinya bisa terlihat. Pesan-pesan dalam buku inilah yang dibutuhkan manusia modern yang sering dibuat lupa akan agenda paling pasti dalam kehidupan: mati.

INFO BUKU

Judul: Metode Menjemput Maut: Persepsi Sufistik (Rememberance of Death and the Afterlife)
Penulis: Al-Ghazali
Penerbit: Mizan
Edisi: XI/2002
Halaman: 304
Ukuran: 24x 17 x 1.5cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Lokasi: 2x3/Gha/m